Kehangatan Komsos Peltu Widodo Menguatkan Kebersamaan TNI dan Warga di Lokasi TMMD
Kehangatan Komsos Peltu Widodo Menguatkan Kebersamaan TNI dan Warga di Lokasi TMMD
Banjarnegara - Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Namun, di balik kesibukan pembangunan fisik tersebut, ada sisi lain yang tak kalah penting, yakni terjalinnya komunikasi yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat. Hal itu terlihat saat Peltu Widodo, anggota Satgas TMMD, berbincang akrab dengan Kemis (52), seorang warga setempat, di sela-sela kegiatan TMMD, Minggu (19/07/2026).
Di bawah rindangnya pepohonan yang berada tak jauh dari lokasi pengecoran jalan, Peltu Widodo menyempatkan diri beristirahat sejenak sambil bercengkerama dengan Kemis. Obrolan sederhana itu mengalir begitu hangat, membahas kehidupan sehari-hari, perkembangan pembangunan desa, hingga harapan masyarakat terhadap hasil TMMD yang sedang dikerjakan.
Bagi Kemis, kehadiran anggota Satgas bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa suasana kekeluargaan yang begitu terasa. Menurutnya, para prajurit tidak membatasi diri dengan masyarakat. Mereka bekerja bersama, makan bersama, hingga berbagi cerita layaknya saudara sendiri.
Peltu Widodo menjelaskan bahwa komunikasi sosial atau komsos merupakan bagian penting dari tugas prajurit di lapangan. Melalui komsos, TNI dapat mengetahui secara langsung kondisi masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin baik.
Di sela perbincangan, keduanya sesekali memperhatikan rekan-rekan Satgas dan warga yang masih sibuk mengerjakan sasaran fisik TMMD. Pemandangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya membutuhkan tenaga, tetapi juga kebersamaan, saling percaya, dan komunikasi yang baik antara seluruh elemen masyarakat.
Program TMMD Reguler ke-129 yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa" memang tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, rumah, maupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, TMMD menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui interaksi yang berlangsung setiap hari selama pelaksanaan kegiatan.
Kehangatan yang tercipta dalam obrolan singkat antara Peltu Widodo dan Kemis menjadi cerminan bahwa pembangunan sejati bukan hanya berdiri di atas beton dan batu, tetapi juga dibangun melalui hubungan kemanusiaan yang erat. Dari percakapan sederhana itulah tumbuh rasa saling memahami, saling menghargai, dan semangat untuk terus bergotong royong demi kemajuan desa.
Saat waktu istirahat usai, Peltu Widodo kembali bergabung dengan rekan-rekan Satgas untuk melanjutkan pekerjaan. Sementara Kemis kembali membantu warga lainnya. Meski hanya berlangsung beberapa menit, komunikasi yang terjalin di sela-sela aktivitas tersebut meninggalkan kesan mendalam bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wadah yang menyatukan langkah TNI dan rakyat dalam membangun negeri, dimulai dari desa.(Pendimbna).
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *