__temp__ __location__
`
Di Usia 80 Tahun Semangat Samsidi Mengayak Pasir Demi Kemajuan Desa

Di Usia 80 Tahun Semangat Samsidi Mengayak Pasir Demi Kemajuan Desa

Di Usia 80 Tahun Semangat Samsidi Mengayak Pasir Demi Kemajuan Desa

Banjarnegara - Usia senja tak menjadi penghalang bagi Samsidi (80) untuk terus mengabdikan tenaga bagi desanya. Di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, lelaki sepuh itu tampak tekun mengayak pasir di lokasi pembangunan rabat beton di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (19/07/2026).

 

Dengan gerakan perlahan namun penuh ketelitian, Samsidi mengayunkan ayakan agar pasir yang akan digunakan benar-benar bersih dari kerikil dan kotoran. Meski usianya telah menginjak delapan puluh tahun, semangatnya tidak kalah dengan warga yang lebih muda maupun anggota Satgas TMMD yang bekerja di lokasi.

 

Sesekali ia berhenti untuk mengusap peluh di dahinya, kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya. Baginya, tenaga yang masih dimiliki adalah bentuk syukur yang ingin ia persembahkan untuk membantu pembangunan desa. Ia merasa bangga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat.

 

Di sekelilingnya, suasana gotong royong begitu terasa. Anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengangkut material, mengaduk campuran beton, hingga meratakan rabat jalan. Kehadiran Samsidi di tengah mereka menjadi penyemangat tersendiri. Sosoknya membuktikan bahwa semangat membangun tidak mengenal batas usia.

 

Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter, menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129. Jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi warga Dusun Kunir.

 

Bagi anggota Satgas TMMD, keterlibatan Samsidi merupakan cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Desa Gumelem Kulon. Semangat yang ditunjukkan warga lanjut usia itu menjadi inspirasi bahwa membangun desa adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

 

Program TMMD yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa" tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk kemajuan desa di masa mendatang.

 

Bagi Samsidi, hasil pembangunan nanti mungkin hanyalah sebuah jalan rabat beton yang kokoh. Namun di balik setiap butir pasir yang ia ayak, tersimpan harapan agar anak cucunya dapat menikmati akses jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman.

 

Kisah Samsidi menjadi potret bahwa semangat pengabdian tidak pernah mengenal usia. Di tengah deru pembangunan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara, tangan renta yang terus mengayak pasir itu telah mengajarkan makna sejati dari gotong royong, ketulusan, dan cinta kepada desa.(Pendimbna).

Wahyu Seiawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *