TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0704 Banjarnegara Resmi Ditutup
TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0704 Banjarnegara Resmi Ditutup
Banjarnegara - Semangat kebersamaan dan gotong royong terasa kuat di Lapangan Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, saat pelaksanaan upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, Kamis (21/05/2026). Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” tersebut resmi ditutup oleh Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Banjarnegara Hendro Cahyono, SE, M.Si bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Penutupan TMMD ditandai dengan penandatanganan prasasti hasil program TMMD oleh Bupati Banjarnegara bersama Dandim 0704/Banjarnegara. Setelah prosesi selesai, rombongan Forkopimda meninjau langsung hasil pembangunan yang telah dikerjakan selama satu bulan penuh bersama masyarakat.
Di tengah hamparan pedesaan Desa Lawen, hasil kerja keras itu kini tampak nyata. Jalan rabat beton sepanjang 1.016 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter berhasil diselesaikan 100 persen. Selain itu, pembangunan talud sepanjang 11 meter dengan tinggi 1,14 meter serta pembangunan satu unit pos satkamling juga rampung sepenuhnya.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari sosialisasi wawasan kebangsaan oleh Kodim 0704/Banjarnegara, penyuluhan percepatan penurunan stunting dan program KB dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan PPKB Kabupaten Banjarnegara, hingga pelayanan kesehatan dan KB dari Dinas Kesehatan serta Puskesmas Pandanarum.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Letkol Inf Nodelismen Hulu, disampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
“Tema TMMD tahun ini menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro.
Program TMMD juga disebut sebagai wujud kepedulian bersama dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, terpencil, tertinggal, hingga daerah yang membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Pangdam IV/Diponegoro melalui amanatnya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program TMMD, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, OPD terkait, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, pemuda hingga warga yang selama satu bulan penuh bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan.
Bagi warga Desa Lawen, TMMD bukan hanya menghadirkan jalan baru dan bangunan fisik semata, namun juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran para prajurit yang bekerja bersama warga menjadi gambaran nyata semangat manunggal antara TNI dan rakyat.
Dengan selesainya TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026, masyarakat kini berharap hasil pembangunan tersebut mampu meningkatkan akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta membawa manfaat jangka panjang bagi kemajuan Desa Lawen dan sekitarnya.(Pendimbna).
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *