__temp__ __location__
`
Satgas TMMD dan Warga Lanjutkan Pengecoran Jalan Harapan Kian Terbentang di Gumelem Kulon

Satgas TMMD dan Warga Lanjutkan Pengecoran Jalan Harapan Kian Terbentang di Gumelem Kulon

Satgas TMMD dan Warga Lanjutkan Pengecoran Jalan Harapan Kian Terbentang di Gumelem Kulon

Banjarnegara - Semangat gotong royong kembali mewarnai Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Sejak pagi, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara bersama warga melanjutkan pekerjaan pengecoran rabat beton yang menjadi sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dengan mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa", pembangunan terus dikebut demi menghadirkan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat, Jumat (17/07/2026).

 

Di lokasi pembangunan, suasana penuh semangat tampak begitu terasa. Mesin molen terus berputar menghasilkan adukan beton, sementara anggota Satgas dan masyarakat saling berbagi tugas. Ada yang mengangkut material menggunakan angkong, menuangkan adukan, hingga meratakan permukaan beton agar menghasilkan jalan yang kokoh dan berkualitas.

 

Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter, menjadi salah satu sasaran fisik yang paling dinantikan warga. Jalan tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat menuju lahan pertanian, permukiman, dan berbagai aktivitas lainnya. Saat musim hujan, kondisi jalan yang masih berupa tanah dan batu sering kali licin sehingga menyulitkan mobilitas warga.Di tengah kesibukan pekerjaan, Sertu Mintarko, salah seorang anggota Satgas TMMD, tampak aktif mengoordinasikan pekerjaan bersama masyarakat. Dengan sesekali memberikan arahan, ia memastikan setiap tahapan pengecoran berjalan sesuai prosedur agar kualitas hasil pembangunan tetap terjaga.

Menurut Sertu Mintarko, keberhasilan TMMD bukan hanya ditentukan oleh kemampuan Satgas, tetapi juga oleh semangat kebersamaan masyarakat yang setiap hari hadir membantu pekerjaan.

"Alhamdulillah, warga sangat antusias. Setiap hari mereka datang bergotong royong bersama kami. Dengan kebersamaan seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan target pembangunan bisa tercapai sesuai rencana," ujarnya.

 

Ucapan tersebut bukan sekadar ungkapan semangat. Di lapangan, terlihat jelas bagaimana warga dari berbagai usia ikut mengambil bagian dalam pembangunan. Ada yang membantu mengangkut pasir, menyiapkan air, meratakan beton, hingga membersihkan area kerja setelah pengecoran selesai. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Gumelem Kulon.

 

TMMD memang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan. Hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat semakin erat karena setiap hari mereka bekerja, makan, dan saling membantu dalam suasana penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Semua menyatu dalam satu tujuan, yaitu membangun desa agar lebih maju.

Jalan rabat beton yang sedang dikerjakan diyakini akan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Selain mempermudah akses transportasi, jalan tersebut juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta mendukung pelayanan sosial dan ekonomi di desa.

 

Bagi masyarakat Dusun Kunir, setiap meter rabat beton yang selesai dikerjakan menghadirkan harapan baru. Jalan yang dulunya sulit dilalui perlahan berubah menjadi akses yang aman dan nyaman untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

 

Di sela-sela pekerjaan, canda dan tawa antara anggota Satgas dan warga kerap terdengar. Meskipun tubuh mulai dipenuhi debu dan keringat, semangat mereka tidak pernah surut. Justru kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

Program TMMD Reguler ke-129 kembali membuktikan bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih cepat apabila dilandasi semangat persatuan. Melalui kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai sasaran pembangunan dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan warga.

 

Bagi Sertu Mintarko, setiap adukan beton yang diratakan merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat. Sementara bagi warga Gumelem Kulon, setiap langkah yang mereka ayunkan di lokasi pembangunan adalah investasi untuk masa depan desa.

 

Ketika matahari mulai condong ke barat, pekerjaan hari itu pun perlahan usai. Namun semangat yang terbangun di antara Satgas TMMD dan masyarakat tetap menyala. Jalan yang terus memanjang itu bukan sekadar hamparan beton, melainkan simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan cita-cita bersama: membangun negeri dari desa.(Pendimbna).

Wahyu Seiawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *