__temp__ __location__
`
Pos Kamling Berbentuk Limas Simbol Kebersamaan Warga Gumelem Kulon

Pos Kamling Berbentuk Limas Simbol Kebersamaan Warga Gumelem Kulon

Pos Kamling Berbentuk Limas Simbol Kebersamaan Warga Gumelem Kulon

Banjarnegara - Sebuah bangunan Pos Kamling berbentuk limas menarik perhatian Ketua Tim PJO Irut-4/Bin PKBN Itter Itum Itjenad, Kolonel Kav. Budiman Ciptadi, S.A.P., M.Han., saat meninjau sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 TA 2026 di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (11/08/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara. Ketua Tim didampingi Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., selaku Dansatgas TMMD, Letda Czi Boby Arista, Pama Sterad, serta Tim PKO Kodam.
Turut hadir Pamen Ahli Bidang Ilpengtek dan LH Sahli Pangdam IV/Diponegoro Kolonel Inf. Erwin Ekagita Yuana, S.I.P., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Banjarnegara yang ikut melihat langsung perkembangan pembangunan di Desa Gumelem Kulon.
Pos Kamling berbentuk limas tersebut menjadi salah satu sasaran fisik yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan sosial masyarakat. Bangunan itu diharapkan menjadi tempat warga berkumpul sekaligus mendukung kegiatan keamanan lingkungan.
Bentuk limas memberikan sentuhan tersendiri pada bangunan Pos Kamling. Tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas keamanan, keberadaannya juga diharapkan menjadi ruang interaksi warga untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan.
Bagi masyarakat desa, keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Keterlibatan warga melalui kegiatan ronda dan siskamling menjadi bagian penting dalam menjaga ketenteraman wilayah.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan TMMD. Selama pembangunan, TNI dan masyarakat saling membantu sesuai kemampuan masing-masing.
Kehadiran Tim Wasev dalam meninjau Pos Kamling sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung hasil pembangunan dan memastikan sasaran TMMD memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.
TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Tema tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Pos Kamling yang berdiri di tengah lingkungan warga diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan yang selesai dikerjakan. Lebih dari itu, tempat tersebut diharapkan menjadi ruang tumbuhnya kepedulian warga terhadap keamanan dan lingkungan sekitar.
Di balik bangunan berbentuk limas itu tersimpan pesan sederhana: ketika masyarakat bersatu, lingkungan menjadi lebih aman dan hubungan antarwarga semakin kuat.
Dari Gumelem Kulon, sebuah Pos Kamling menjadi simbol bahwa membangun negeri juga berarti membangun kebersamaan, kepedulian, dan rasa aman dari tingkat desa.(Pendimbna).

Wahyu Seiawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *