__temp__ __location__
`
Dua Bocah Kembar Minta Salim Hangatkan Suasana TMMD Gumelem Kulon

Dua Bocah Kembar Minta Salim Hangatkan Suasana TMMD Gumelem Kulon

Dua Bocah Kembar Minta Salim Hangatkan Suasana TMMD Gumelem Kulon

Banjarnegara - Di tengah kesibukan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara mengerjakan pengecoran rabat beton, ada sebuah pemandangan sederhana yang menghangatkan suasana. Dua siswi kembar SDN Gumelem Kulon, Naila dan Nabila, melintas di lokasi TMMD dan menghampiri anggota Satgas untuk meminta salim, Senin (10/08/2026).

Dengan seragam sekolah dan langkah kecilnya, kedua bocah tersebut tampak malu-malu mendekati anggota TNI yang sedang beristirahat. Tangan mungil mereka kemudian terulur, meminta bersalaman dan mencium tangan sebagai bentuk rasa hormat kepada para prajurit yang sedang bertugas.

Momen singkat itu sontak menghadirkan senyum. Anggota Satgas menyambut keduanya dengan ramah. Tidak ada jarak antara prajurit dan anak-anak desa. Mereka berbincang sejenak sebelum Naila dan Nabila melanjutkan perjalanan.

Bagi anggota Satgas, sapaan sederhana dari anak-anak tersebut menjadi penyemangat tersendiri. Setelah bekerja sejak pagi mengerjakan rabat beton, bertemu anak-anak yang ramah seolah menjadi penghapus rasa lelah.

Danramil 09/Susukan, Kapten Inf Masrukin, mengatakan kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.

"Anak-anak adalah bagian dari masyarakat yang juga merasakan dampak pembangunan. Sapaan dan keramahan mereka menjadi penyemangat bagi anggota Satgas," ujarnya.

Di lokasi yang sama, pekerjaan pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter terus dilaksanakan. Satgas bersama warga saling bahu membahu menyiapkan material, mengaduk beton, mendorong angkong, dan meratakan hasil pengecoran.

Jalan tersebut nantinya akan menjadi akses penting bagi warga, termasuk anak-anak sekolah seperti Naila dan Nabila. Jalan yang lebih baik diharapkan membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih nyaman dan aman.

Bagi kedua bocah kembar itu, mungkin mereka belum memahami seluruh proses pembangunan yang sedang berlangsung. Namun, mereka dapat melihat satu hal: banyak anggota TNI bekerja keras di desa mereka.

Dan ketika tangan kecil mereka terulur meminta salim, hubungan antara TNI dan rakyat terasa begitu sederhana sekaligus bermakna.

TMMD bukan hanya menghadirkan rabat beton, talud, dan berbagai pembangunan fisik lainnya. Di tengah pekerjaan tersebut, tumbuh pula kedekatan antara prajurit dan masyarakat, termasuk generasi kecil yang kelak akan menikmati hasil pembangunan.

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," kegiatan di Gumelem Kulon menjadi gambaran bahwa membangun negeri tidak hanya dilakukan dengan tenaga dan material.

Kadang, sebuah uluran tangan kecil dari dua anak sekolah sudah cukup untuk mengingatkan bahwa di balik setiap jalan yang dibangun, ada masa depan anak-anak desa yang sedang dipersiapkan.

Dan hari itu, salim dari Naila dan Nabila menjadi cerita kecil yang mungkin sederhana, tetapi meninggalkan kesan mendalam bagi para anggota Satgas TMMD.(Pendimbna).

Wahyu Seiawan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *