Dandim Banjarnegara Bukti Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat
Dandim Banjarnegara Bukti Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat
Banjarnegara - Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Ke-126 Tahap IV Tahun Anggaran 2025 berlangsung khidmat, menandai berakhirnya satu bulan penuh pengabdian TNI bersama masyarakat dalam membangun desa. Kegiatan penutupan tersebut digelar di lapangan Dusun Wanasri, Desa Sidarata, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis (6/11/2025).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim 0704/Banjarnegara Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T., yang secara resmi menutup kegiatan TMMD di wilayah Kodim Banjarnegara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Arm Purba Sudibyo, Wakil Bupati Banjarnegara Gus Wakhid Jumali, Lc, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Banjarnegara.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat yang dibacakan oleh Dandim 0704/Banjarnegara, disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa.
“Program TMMD ini adalah bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta memperkuat ketahanan nasional. Semua dilakukan secara inklusif agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Pangdam dalam amanatnya.
Program TMMD Reguler ke-126 dan TMMD Sengkuyung dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro, termasuk di Kabupaten Banjarnegara. Selama satu bulan penuh, para prajurit TNI bersama warga bekerja keras menyelesaikan berbagai sasaran fisik seperti pembangunan jalan makadam sepanjang 1.300 meter dengan lebar 2,5 meter serta pemasangan 20 titik gorong-gorong di Desa Sidarata, Kecamatan Punggelan.
Selain sasaran fisik, TMMD juga diisi dengan beragam kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, penyuluhan pertanian, hukum, serta pemberdayaan UMKM. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong, cinta tanah air, serta kemandirian masyarakat desa.
“Alhamdulillah, seluruh sasaran telah selesai dilaksanakan. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. TMMD adalah bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujar Letkol CZI Teguh Prasetyanto.
Dandim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program TMMD, mulai dari pemerintah daerah, aparat desa, hingga masyarakat yang dengan tulus ikut bergotong royong menyukseskan kegiatan.
Penutupan TMMD Ke-126 ini bukan sekadar akhir dari sebuah program, melainkan awal dari komitmen bersama untuk terus menjaga semangat “Dari Desa Membangun Negeri” semangat yang meneguhkan kemanunggalan TNI dan rakyat demi Banjarnegara yang lebih maju dan sejahtera.(Pendimbna).
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *