oleh

Penggagas Nilai SBY Tak Berhak Klaim Lambang Demokrat Milik Pribadi

NUSANTARA ZONE – Wisnu Herryanto Krestowo selaku Penggagas sekaligus salah satu pendiri Partai Demokrat (PD) keberatan dengan langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendaftarkan lambang PD ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Pada selasa lalu.

Dalam keterangan tertulis pihak Demokrat Selasa lalu (13/4/2021), langkah tersebut diambil saat Demokrat menghadapi ketidakpastian karena belum ada keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM terkait kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang.

Namun menurut Wisnu, SBY tak berhak mengklaim logo PD sebagai milik pribadi. Sebab, Wisnu menegaskan, PD merupakan partai politik terbuka milik bangsa. Apalagi, Wisnu dalam keterangannya secara tegas mengetahui persis bahwa SBY bukan termasuk pendiri PD.

“Saya tegaskan bahwa sebagai saksi dan pelaku sejarah yang masih hidup menyatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono bukan pendiri, melainkan hanya sebagai pengguna Partai Demokrat,” tegasnya, Sabtu (17/4/2021).

Wisnu mengeklaim sebagai orang pertama yang mendesain logo PD. “Saya yang merancang dan menciptakan bintang segitiga merah putih. Awalnya bintang segitiga itu berada dalam bingkai segilima sebagai logo partai demokrat,” ujar Wisnu.

Akan tetapi, kotak segilima itu diganti dengan kotak segi empat, karena khawatir diidentikan dengan partai pada zaman Orde Baru. Atas dasar itu, Wisnu meminta Kemkumham untuk menolak pendaftaran merek PD yang dilakukan SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjalan meninggalkan ruangan usai Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Dalam kongres tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono yang selanjutnya menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.(ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

“Saya/kami mohon dengan hormat demi keadilan dan kebenaran, agar Dirjen Haki Kemkumham menolak dengan tegas pengajuan hak cipta dan kekayaan intelektual oleh saudara Susilo Bambang Yudhoyono qq. PT. Royal Pesona Indonesia atas logo/lambang Partai Demokrat sebagai milik pribadinya,” harap Wisnu.

Wisnu berencana melaporkan SBY ke Bareskrim Polri atas dugaan pemalsuan dokumen.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk mengajukan tuntutan pidana ke Bareskrim Polri terhadap saudara Susilo Bambang Yudhoyono dan kawan-kawan yang telah diduga memalsukan dokumen autentik pada kongres Partai Demokrat pada 2020,” demikian Wisnu.

Sumber Artikel: beritaSatu.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed